Pengalaman Bersekolah di Australia
Halo semua! hari ini saya akan bercerita mengenai pengalaman saya bersekolah di Sidney, Australia. Saya pertama datang ke Australia pada tahun 2015 karena ayah saya bertujuan untuk berkuliah di University Of Sidney. Awalnya kami berencana bahwa hanya ayah saya yang akan menetap di Sidney, namun beberapa bulan setelah ayah saya pindah saya, ibu, dan adik saya pun menyusul ke Sidney. Saat kami baru sampai di Australia, kami menetap di sebuah rumah sewa di daerah Lakemba. Namun di situ saya dan ayah saya belum mulai bersekolah, karena rencananya hanya menetap di situ sementara untuk bersiap-siap. Di daerah Lakemba terdapat banyak orang muslim dan terdapat beberapa masjid. Biasanya sore saya, adik saya, dan ibu saya jalan keluar untuk bermain di playground atau untuk membeli makanan di pasar. Di Lakemba banyak makanan indonesia. Di seberang stasiun kereta lakemba banyak warung-warung kelontong. Orang-orang di Lakemba sangat ramah sehingga kami sangat menyukai masa-masa tinggal di Lakemba. Lalu setelah sekitar 2 bulan, keluarga saya pun pindah ke rumah kecil di Cambridge.
Suasana Cambridge dengan Lakemba sangatlah berbeda. Daerah Cambridge merupakan daerah perkotaan sedangkan Lakemba merupakan daerah yang lumayan jauh dari kota. Sekitar rumah saya di Cambridge, banyak terdapat toko-toko makanan. terdapat resto makanan India, Jepang, China, dan juga terdapat sebuah mall kecil yang keluarga saya sering kunjungi. Oh ya, saya juga memulai sekolah setelah pindah ke Cambridge. Saya sekolah di Stanmore Public School. Sebenarnya pada saat itu saya sedang duduk di bangku kelas 1 sd (indonesia), namun saya langsung masuk ke kelas 2 di Stanmore.
Sekolah di Stanmore sangatlah menyenangkan, terdapat sebuah perpustakaan yang memiliki banyak koleksi buku anak hingga novel, aula yang sangat besar untuk memakan snack bersama teman, lapangan rumput untuk beristirahat dan bersantai, dan juga banyak playground-playground di sekitarnya. Kelasnya pun sangat menarik dan bagus. Terdapat banyak hiasan berwarna-warni, tempat duduk dan meja tertata rapih, banyak buku-buku untuk kegiatan literasi setiap pagi. Pelajarannya dan guru-gurunya pun asik-asik, kami lebih sering bermain daripada belajar. Dan terakhir teman-temannya sangatlah berbeda dari dugaan saya. Awalnya saya berpikir bahwa akan banyak anak-anak pembuli seperti di film-film ahahaha. Namun, ternyata banyak sekali teman-teman yang begitu baik dan menerima saya sebagai anak luar. Pada hari pertama saya sekolah, seorang teman sangat baik hati menemani saya sepanjang hari. Dan akhirnya kami pun menjadi sahabat yang terkenal tidak dapat dipisah, hehe. Namanya Isabella, namun sedihnya saya sudah kehilangan kontak dengannya sampai sekarang. Saya bersekolah di Stanmore hanya selama 1 tahun, namun 1 tahun tersebut sangatlah berharga bagi saya. Pada tahun 2016 saya, ibu, dan adik saya pun pulang ke indonesia sedangkan ayah saya tetap di Sidney untuk menyelesaikan kuliahnya. Setelah saya balik ke indonesia, saya pun mengulang kembali kelas 2 sd di sd lama saya.
Terima kasih telah membaca!
Comments
Post a Comment