Sekolah Masa Kecil

                 Sekolah pada masa playgroup saya adalah Jymboree yang terletak di Pejaten Village. Saya masuk di Sekolah Jymboree pada usia 3 tahun setengah. Saya hanya bersekolah di sana selama 6 bulan. setelah itu, saya pindah sekolah ke TK PB Soedirman selama 2 tahun. Selama bersekolah di Jymboree saya sangat bersenang-senang. Saya banyak melakukan kegiatan seperti menari, aktivitas gym, dan bernyanyi. Itu merupakan pengalaman pertama kali saya bersekolah. Bertemu guru, berteman, dan lain- lain. Selain itu, karena sekolah tersebut terletak di sebuah mall, maka sepulang sekolah seminggu sekali saya dibolehkan bermain di arena permainan yang ada di mall. Dan juga, ketika ada film kartun di bioskop, saya diperbolehkan menonton. Oh selain itu, karena ini sekolah playgroup, kami hanya masuk 3 kali seminggu. Namun, saya hanya bersekolah di sana selama 6 bulan. setelah itu, saya pindah sekolah ke TK PB Soedirman selama 2 tahun.


                 Lalu pada masa TK saya bersekolah di TK PB Soedirman. Sekolah tersebut terletak di Jalan Raya Bogor NO. 24, RT.1/RW.9 Cijantung, Kec. Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta. Saya bersekolah di situ selama 2 tahun. Di sana saya banyak berteman. Bahkan ada beberapa yang masih berkomunikasi dengan saya. Selain itu, saya banyak pengalaman seru bersama guru-gurunya juga. Sebab, saya dulu dekat dan banyak berkomunikasi dengan guru-guru kelas. Setelah 2 tahun yang bahagia, saya pun naik tingkat menuju sekolah dasar. 


            Akhirnya saya memasuki tingkat SD dan saya pernah bersekolah di 3 SD yaitu pertama SDN 06 Pejaten Barat, Stanmore Public School di Sydney, Australia., dan terakhir SD Yasporbi 3. SD pertama saya bersekolah adalah SD 06. Sekolah ini terletak di  Pejatan Barat 06 Pagi, Jl. Rambutan No.20, RT.5/RW.6, Pejaten Bar., Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510. Saya bersekolah di situ selama 1 tahun setengan sebab ketika saya akan naik ke kelas 2, saya dan keluarga saya pindah ke Australia. 


            Pada tahun 2015 saya dan keluarga saya pindah ke Australia untuk 1 tahun. Alasannya adalah karena ayah saya melanjutkan kuliah S2 di situ. Awalnya hanya bapak saya yang pindah ke sana namun, akhirnya saya mau ikut untuk pindah ke Australia. Stanmore public school terletak di 100 Cambridge St, Stanmore NSW 2048, Australia. Saya sangat menyukai sekolah tersebut. Walaupun saya ber-ras Asia, semua teman-teman saya sangat baik dan tidak membedakan. Guru saya juga sangat baik dia sangat seru, suka bercanda, dia juga sering menemani saya bermain maupun belajar. Lalu di situ, saya bersahabat dengan seseorang yang sangat saya sayangi. Kami sangat dekat walaupun ia tidak ber-ras Asia namun ia sangat menerima saya. Ia juga merupakan orang pertama yang berbicara dengan saya dari sekolah tersebut. Kami sangat dekat dan juga kami sering sekali berpikiran untuk melakukan hal yang sama bersama. Saya pun sudah cukup sering main ke rumahnya. Beberapa teman dari kita bahkan berkata kita seperti saudari. Tapi setelah saya pindah kembali ke Indonesia saya sudah tidak tahu apa kabarnya atau dimana ia berada. Namun secara keseluruhan tahun di Australia saya sangat berharga dan saya bersyukur dapat mengalaminya. 


          Lalu pada tahun 2016, saya pindah kembali ke Indonesia. Tetapi setelah mengantar saya, ibu, dan adik saya ayah saya pindah kembali ke Australia untuk melanjutkan kuliah. Saya pun bersekolah lagi di SDN 06. Saya masuk ke kelas 2 bersama teman-teman kelas 1 saya dulu. Tetapi saya disitu hanya selama 2 tahun karena ketika ingin naik kelas 4, saya berpindah lagi ke SD Yasporbi 3. Pengalaman saya di  SDN 06 sangat seru. Saya dekat dengan semua orang dan semua guru. Mereka semua bahkan memberi saya satu-satu bunga ketika saya akan pindah. Pada hari itu saya mendapat banyak sekali bunga. 


         Nah pada 2017 saya pindah ke SD Yasporbi 3 yang terletak di  Jl. Aup No.2C, RT.3/RW.5, Ps. Minggu, Kec. Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520. Saya bersekolah di situ selama 3 tahun. Saat hari pertama saya di situ saya langsung di temani oleh banyak teman saya. Walaupun saya pernah merasa tidak diterima, akhirnya saya sadar bahwa banyak orang yang sudah memanggill saya teman. Lalu saya pun bersahabat dengan seorang anak yang sangat pintar. Ia pernah bercerita kepada saya mengenai SMP Labschool. Lalu kami berdua pun mencoba untuk tes masuk Labschool bersama teman-teman yang lain. Dan Alhamdulillah kami bertiga masuk Labschool. Walaupun salah satu dari teman saya tidak sekelas dengan saya kami tetap dekat dan sering berbagi cerita.  


           

           


              

Comments

Popular Posts